Khutbah Jum’at – 20130426

Sesungguhnya اَللّهُ menciptakan segala sesuatu berpasang2an sebagaimana firman-Nya sebagai berikut:
“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lohmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.” (QS Fathir (35):11)

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS Yaasiin (36):36)

“Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya istrinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?” (QS Az Zumar (39):6)

“(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS Asy Syura (42):11)

“Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasang dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi.” (QS Az Zukhruf (43):12)

“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” (QS Adz Dzaariyat (51):49)

“dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan,” (QS An Najm (53):45)

“Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.” (QS Ar Rahmaan (55):52)

“dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,” (QS An Naba’ (78):8)

Sesungguhnya hal yang paling dekat dan pasti kita lalui adalah kematian. Setiap saat dan setiap waktu, kematian perlahan tapi pasti akan mendekati setiap yang bernyawa. Mengapa اَللّهُ menciptkan kematian utk hamba2-Nya? Mari kita perhatikan firman-Nya berikut.“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, — Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS Al Mulk (67):1-2)

Dari ayat di atas, jelas sudah bahwa kematian diciptakan utk mengetahui siapa yg punya amal terbaik. Karena dengan kematian, kita akan tahu apakah yg selama ini kita kerjakan sudah sesuai dg perintah اَللّهُ yg disampaikan oleh Rasululloh SAW atau justru kita sudah melenceng jauh dari jalan-Nya.

Oleh karenanya, Rasululloh SAW bersabda,“Perbanyaklah mengingat kematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian.” (HR. Ad-Dailami)

Pada saat hidup di dunia, kita dianugerahi nikmat yg begitu banyak. Saking banyaknya, maka kita TIDAK AKAN PERNAH BISA menghitung jumlah nikmat tersebut! “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat lalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS Ibrahim(14):34). Semua nikmat tersebut akan diputus pada saat kematian datang.

Dan sesungguhnya ajal (kematian) itu sudah pasti waktunya. Tidak ada yang bisa menunda atau mempercepat. “Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (QS Al A’raaf(07):34)

Karena itu, sesungguhny ajal itu takdir. Tidak akan bisa dimajukan atau dimundurkan. Tidak akan pernah meleset, walau sedikitpun!

Rasululloh SAW menyatakan dan mengajarkan kepada kita agar selalu bersiap menghadapi kematian. Caranya: dengan memperhatikan kematian2 yg terjadi di sekeliling kita.

“Cukuplah maut sebagai pelajaran (guru) dan keyakinan sebagai kekayaan.” (HR. Ath-Thabrani)

“Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku dari sisi Allah.” Nabi Saw lalu bersabda: “Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul.” (HR. Ath-Thabrani)

Kematian ibarat sebuah pintu yang mesti dilalui oleh makhluk bernyawa, termsuk untuk manusia. Selain itu, kematian adalah satu2nya cara agar bisa menemui اَللّهُ ,tidak ada cara lain.

Amalan2 apa yg telah kita siapkan utk menghadapi kematian dan menemui اَللّهُ? Jangan sampai tidak ada bekal yg cukup utk menghadapi kematian. Dan sebaik2nya bekal adalah ketakwaan kepada اَللّهُ.

“Kemuliaan dunia adalah kekayaan dan kemuliaan akhirat adalah ketakwaan. Kamu, baik laki-laki maupun perempuan, kemuliaanmu adalah kekayaanmu, keutamaanmu adalah ketakwaanmu, kedudukanmu adalah akhlakmu dan (kebanggaan) keturunanmu adalah amal perbuatanmu.” (HR. Ad-Dailami)

Rasulullah Saw ditanya tentang sebab-sebab paling banyak yang memasukkan manusia ke surga. Beliau menjawab, “Ketakwaan kepada Allah dan akhlak yang baik.” Beliau ditanya lagi, “Apa penyebab banyaknya manusia masuk neraka?” Rasulullah Saw menjawab, “Mulut dan kemaluan.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: