Khutbah Jum’at – 20090807

Kehidupan terdiri dari menit dan detik. Ia tiada lain hanya terdiri dari hembusan nafas, malam dan siang. Namun waktu adalah hidup; waktu lebih berharga dari emas dan perak; waktu lebih berharga dan lebih tinggi artinya dari ketenaran dan kedudukan.

Perhatikan ayat berikut,“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? — Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) Arasy yang mulia.” (QS Al Mu’minuun(23):115-116)

Manusia diciptakan untuk ibadah, untuk memelihara waktunya bersama ALLOH SWT, yang diciptakan untuk mengemban risalah yg besar. Sudah semestinya manusia untuk melakukan introspeksi dan muhasabah untuk merenung waktu yg telah dia lalui dan tindakan yg telah dia ambil.

Rasululloh SAW bersabda dalam sebuah hadits yg sangat terkenal,“Rebutlah lima perkara sebelum datang lima perkara lain, yaitu masa muda engkau sebelum datangnya hari tua, masa sehat engkau sebelum dilanda sakit, masa kaya engkau sebelum masa miskinmu, masa lapang engkau sebelum datangnya waktu sibuk, dan masa hidup engkau sebelum datangnya saat kematian.” (HR Muslim dan Tirmizi dari Amru bin Maimun r.a.)

Setiap detik (waktu) yg dilalui seorang muslim kelak akan diminta pertanggungjawabannya, sebagaimana friman ALLOH SWT,“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang lalim seorang penolongpun.” (QS Al Fathir(35):37)

Dengan demikian, sudah selayaknya jika seorang muslim menggunakan waktunya dengan hati2 dan hanya melakukan (bertindak) sesuai dengan hal2 yg diridhoi ALLOH SWT.

Rasululloh SAW juga bersabda,“Peliharalah ALLOH SWT, niscaya Dia akan memeliharamu; peliharalah ALLOH SWT, niscaya engkau akan menjumpai-Nya di hadapanmu; kenalilah ALLOH SWT saat senang, niscaya Dia akan mengenalimu saat kamu susah; apabila kamu meminta, memintalah pada ALLOH SWT; dan apabila kamu meminta pertolongan, mintalah kepada ALLOH SWT. Ketahuilah, bahwa seandainya suatu ummat sepakat untuk memberi manfaat kepadamu dengan sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat kepadamu, kecuali dengan sesuatu yg telah ditakdirkan ALLOH SWT atas dirimu. Seandainya mereka sepakat untuk menimpakan bahaya kepadamu, niscaya mereka tidak akan dapat menimpakan sesuatu yg telah ditakdirkan ALLOH SWT atas dirimu. Qalam telah diangkat dan lembaran telah kering.” (HR Tirmidzi)

5 thoughts on “Khutbah Jum’at – 20090807

  1. reza says:

    assalamu’alaikum,,
    saya izin copy arsip nya ,, terimakasih & maaf

  2. Alfi says:

    “Assalamu’alaikum” , saya minta izin untuk mencontoh khutbah anda untuk tugas saya d.sekolah.

  3. subur jaya says:

    Berkah

  4. 96621021 says:

    Assalamu’alaikum , saya minta izin untuk mencontoh khutbah anda untuk tugas saya d.sekolah.

  5. Sukamto says:

    Assalamu’alaikum
    Saya izin copy untuk bahan khutbah. Jazakallah khoiron katsiron. Wassalamu’alaikum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: