Khutbah Jum’at – 20080801

Bulan Rajab disediakan untuk umat Nabi Muhammad SAW membersihkan, serta banyak istighfar minta ampun kepada ALLOH SWT. Peristiwa terbesar yg pernah terjadi, ada di bulan ini. Peristiwa tersebut adalah Isra’ Mi’raj. Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa umur beliau sekitar 50 tahun saat peristiwa ini terjadi.

Berbagai ulama sepakat bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj ini sebagai hiburan bagi Nabi Muhammad SAW, karena beliau baru saja kehilangan 2 orang yg begitu dekat dengan beliau.

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” Al Israa(17):1

Dalam peristiwa yg menggetarkan iman tersebut, turunlah PERINTAH SHOLAT, LANGSUNG DARI ALLOH SWT. Tidak seperti perintah2 lain, yg diturunkan melalui perantara malaikat Jibril. Ini artinya, sholat merupakan perintah yg benar2 khusus dan istimewa, sehingga sudah selayaknya umat Islam pun menjadikannya sebagai hal (ibadah) yg istimewa juga.

Globalisasi dan semangat materialistis membuat banyak manusia, termasuk kaum muslim, terjebak dan lalai dalam beribadah. Khusus bagi kaum muslim, mereka lupa dengan keistimewaan sholat. Bahkan sudah banyak yg berani untuk terang2an meninggalkan dan melupakan sholat dalam kehidupan mereka.

Padahal sholat adalah tiang agama, sebagaimana hadits berikut,“Shalat adalah tiang agama, barang siapa yang mengerjakannya berarti ia menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya berarti ia meruntuhkan agama” (HR. Bayhaqi)

Selain itu, sholat (yg benar) akan menjauhkan seseorang dari perbuatan yg jahat (baik melakukan perbuatan jahat/maksiat, maupun terhindar dari perbuatan jahat tersebut). “Dan dirikanlah olehmu shalat, karena sesungguhnya shalat itu dapat mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar” (Al Ankabut : 45)

Namun, mereka banyak yg sengaja meninggalkannya. Jikapun mereka sholat, sesungguhnya tidaklah khusyu dan benar. Hal ini terutama karena kita masih bisa melihat, betapa banyak umat Islam (terutama di Indonesia) yg ibadah sholatnya rajin tapi korupsi jalan terus, dst dst.

Sesungguhnya mereka berada dalam keadaan yg merugi. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” Al Munaafiquun(69):3.

Semoga kita terhindar dari perbuatan sengaja meninggalkan sholat.

2 thoughts on “Khutbah Jum’at – 20080801

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: