Khutbah Jum’at – 20080718

Surat Al Ashr merupakan salah satu surat yg bisa membuat kaum muslim maju jika menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan waktu merupakan hal yg terus bergulir dan tidak akan kembali.

Yang jadi pertanyaan, bagaimana mengisi waktu yg sesuai dengan Islam? Banyak gaya hidup/cara mengisi waktu yg tidak sesuai dengan Islam.

“Time is money” merupakan cara pandang orang terhadap waktu, yg sifatnya materialistik. Akibatnya: waktu tidak boleh dilewatkan tanpa menghasilkan uang.

Ali bin Thalib berkata,”Barangsiapa menjalani hidup karena urusan perutnya, maka nilai manusia tersebut, di mata ALLOH SWT, sebesar apa yg keluar dari perutnya.”

Al Qur’an juga mengecam orang2 yg terlalu menurutkan hawa nafsunya:
Al A’raaf(7):176,“Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat) nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.”

Pandangan hidup manusia yg terlalu tertuju pada dunia sebagai tujuan. Akibatnya jelas, derajat manusia akan turun drastis, karena terlalu menuruti hawa nafsunya. “Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (Al Jaatsiyah(45):23)

Bahkan manusia yg senantiasa mengikuti kemauan hawa nafsunya, akan diumpamakan seperti anjing. Lihat kembali 7:176.

Saat ini, Islam hanya menjadi tuntunan pada saat ibadah atau di masjid saja. Saat selesai ibadah, atau berada di luar masjid, maka Islam kembali dilupakan.

Semoga ALLOH SWT melindungi kita dari sikap menuruti hawa nafsu.

5 thoughts on “Khutbah Jum’at – 20080718

  1. zid aziz says:

    Terimakasih atas kesempatan membaca beberapa materi, mohon izin utk mengcopy beberapa. Syukron

  2. hj.ghazali says:

    mohon khuybah amar makruf nahi mungkar

  3. Heri Azhar says:

    izinkan saya untuk mengkopi materi khutbah jumat sebelumnya terima kasih syukron

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: