Khutbah Jum’at – 20080321

Jika kita melihat dan memperhatikan Al Baqarah(2):133, kita akan melihat bahwa seorang Nabi/utusan ALLOH SWT akan tetap khawatir dan memperhatikan kondisi keturunannya usai dia meninggal. “Adakah kamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.”

Dalam beberapa kesempatan, Rasululloh SAW menyatakan bahwa kriteria orang yg paling mulia ada pada diri Nabi Yusuf as, karena Nabi Yusuf as merupakan putra dari Yaqub serta cucu dari Ibrahim. Sebagaimana ayat di atas, menjelang wafatnya, Nabi Yaqub as tetap memperhatikan aqidah yg akan dipegang oleh keturunannya.

Beberapa ayat Al Qur’an yg dianjurkan dibaca, agar senantiasa mendapat perlindungan ALLOH SWT sehingga ketika mati tetap dalam keadaan Islam:
– Al Imran(3):193,“Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhan-mu”, maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti.”

– Al A’raf(7):126,“Dan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami”. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu)“.

– Yusuf(12):101,“Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian takbir mimpi. (Ya Tuhan). Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.

Para Nabi, termasuk Rasululloh SAW senantiasa berdoa agar diwafatkan dalam keadaan Islam, karena sangatlah mudah iman menghilang dari dalam hati kita. ALLOH SWT punya kekuasaan untuk mencabut iman seseorang, kapanpun dan dimanapun. Oleh karenanya, kita mesti senantiasa meminta pada-Nya, meminta perlindungan-Nya agar iman tidak pernah meninggalkan diri kita.

Orang yg tidak punya sifat amanah dianggap orang tidak beragama, karena ALLOH SWT sudah menyatakan bahwa amanah adalah hal wajib yg mesti dipenuhi oleh manusia selaku khalifah di muka bumi ini.

Orang muslim yg baik adalah seorang muslim yg bisa menjaga lidah dan sikapnya, sehingga muslim lain/saudaranya/tetangganya tidak terganggu olehnya. Meski seorang muslim begitu giat beribadah, tapi jika dia senantiasa membuat tetangganya tidak merasa aman, maka Rasululloh SAW menyatakan bahwa dia akan masuk neraka. “Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya.” (HR. Al-Baihaqi)

One thought on “Khutbah Jum’at – 20080321

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: