Khutbah Jum’at – 20071116

Umat Islam merupakan umat pertengahan, tidak condong ke kiri ataupun condong ke kanan, tapi dia berada di tengah. Yusuf Qardhawi menjelaskan bahwa salah satu karakter Islam adalah pertengahan. Dalam sebuah hadits, dinyatakan, dari Abu Hurairoh ’Abdurrohman bin Shakhr rodhiyallohu’anhu, dia berkata: ”Aku pernah mendengar Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda: ” Apa saja yang aku larang bagi kamu hendaklah kamu jauhi, dan apa saja yang aku perintahkan kepadamu maka lakukanlah sesuai kemampuanmu. Sesungguhnya kehancuran umat-umat sebelum kamu adalah karena mereka banyak bertanya dan menyelisihi nabi-nabi mereka (tidak mau taat dan patuh).” (HR. Bukhori dan Muslim)

Hadits di atas mengandung maksud bahwa Rasululloh SAW menyatakan bahwa perbuatan ibadah/amalan yang paling baik adalah amalan yg dilakukan secaraa kontinyu (berkesinambungan) meski amalan tersebut sedikit.

Islam mengajarkan umatnya untuk HARMONI (seimbang) antara ibadah dengan kebutuhan fisik. Rasululloh SAW sudah menyatakan dalam haditsnya,“Sesungguhnya bagi Tuhanmu atas dirimu ada hak, bagi keluargamu atas dirimu ada hak, dan bagi dirimu sendiri atas kamu ada hak, maka berikanlah setiap hak itu kepada yang empunyanya.”

Rasululloh SAW sendiri mencontohkan, bahwa meski beliau mempunyai amalan/ibadah yg hebat, namun beliau tetap seimbang/memperhatikan hal-hal lain, tidak hanya ibadah saja. Beliau berbuka setelah berpuasa, beliau tidur setelah sholat, dan beliau menikah (tidak mengekang hawa nafsunya).

Bahkan Rasululloh SAW mengecam orang2 yang yang tidak mengikut sunnah beliau (terutama menikah). Beliau menyatakan bahwa orang2 yg tidak mengikuti sunnahnya, BUKAN termasuk kepada golongan beliau.

Namun, selalu saja ada aliran2 yg menyimpang dari ajaran Islam, yang seolah-olah mengatasnamakan Islam, namun sebenarnya mereka termasuk aliran sesat. Mereka banyak beribadah tapi tidak peduli dengan lingkungan sekitar.

Dengan kata lain, selalu ada umat yg memudah-mudahkan urusan agama, dan ada juga yg ‘mempersulit’ urusan agama. Padahal ALLOH SWT sudah menyatakan bahwa Dia tidak akan memberi beban selain yg bisa ditanggung, sebagaimana tercantum di Al Baqarah(2):286,“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ……”

2 thoughts on “Khutbah Jum’at – 20071116

  1. akbar says:

    Saya senang dengan website ini, lewat web ini saya banyak mendapat pelajaran.Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: