Khutbah Jum’at – 20070615

ALLOH SWT menegaskan bahwa hanya kepada-Nya saja manusia boleh (dan HARUS) takut apabila manusia menyatakan dirinya beriman (hanya) kepada-Nya, sebagaimana tercantum di surat Ali ‘Imran(3):175,“Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.”

Tanda-tanda orang yg takut dan beriman kepada ALLOH SWT:
1. Menjaga dan berhati2 terhadap lisannya (lidah)
Hamba yg beriman akan selalu menjaga lisannya dari perkataan yg sia-sia, tidak bermanfaat, serta senantiasa bertabayyun (cross check) apabila mendapat kabar/informasi. Untuk menjaga lisannya, seorang muslim disarankan untuk banyak berdzikir kepada ALLOH SWT.

Rasululloh SAW bersabda,“Barangsiapa banyak diam maka dia akan selamat.” (HR. Ahmad). Dalam hadits lain yg lebih terkenal, beliau bersabda,“Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam. Dan barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya. Dan barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhori dan Muslim)

2. Menjaga dan berhati2 terhadap perutnya
Maksudnya, perut seorang muslim mesti terjaga dari hal2 yg haram.

ALLOH SWT sendiri sudah menyatakan bahwa kaum muslim mesti menjaga perutnya dari hal2 yg haram,“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.” Al Baqarah(2):188.

Makan dg cara yg bathil ada 2 jenis:
– cara yg dzalim: mencuri, merampok
– cara permainan: judi

3. Berhati2 terhadap tangannya
Setiap perbuatan yg dilakukan, kelak akan diminta pertanggungjawabannya, sebagaimana tertulis di Yaasin(36):65,“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.”

4. Hati2 terhadap penglihatan
Penglihatan = nikmat paling besar. Akan tetapi seringkali manusia menyepelekan dan mengingkari nikmat ini. Mereka seringkali melihat dan memandang sesuatu yg bukan haknya. Dalam satu kesempatan, seorang ulama menyatakan bahwa penglihatan adalah nikmat yg akan dicabut terlebih dahulu apabila seorang muslim akan meninggal.

Dalam Al Qur’an, An Nur(24):30, ALLOH SWT sudah menyuruh manusia (terutama kaum muslim) untuk menjaga pandangannya,“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.”

5. Berhati2 terhadap pendengaran
Jangan gunakan pendengaran untuk mendengar gossip (ghibah). Dua buah telinga yg dimiliki manusia membuat informasi yg masuk akan lebih banyak. Dalam Al Israa(17):36,“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”

Ini artinya, pendengaran termasuk ke dalam bagian anggota tubuh yg akan diminta pertanggungjawaban. Sudah seberapa banyak gosip dan ghibah yg sudah anda dengar??

6. Memperhatikan (langkah) kaki
Seorang muslim akan senantiasa memperhatikan langkah kakinya kemana dia melangkah. Dia akan menghindari dari tempat2 yang mempunyai potensi untuk bermaksiat atau menyalahi aturan ALLOH SWT.

7. Menjaga hati
Hal paling sulit adalah menjaga hati, karena setan akan menjadikan hati sebagai sasaran utama dalam menggoda manusia. Apabila hati tidak ikhlas, maka hancurlah ibadahnya. Hal yg sama apabila hati riya, sombong, maka akan berguguranlah semua amalannya.

Rasululloh SAW sendiri, dalam satu kesempatan menyatakan bahwa di dalam manusia ada segumpal daging. Apabila daging itu baik, maka baik-lah manusia itu. Dan jika daging itu buruk, maka buruk pula manusia itu. Daging itu bernama hati.

Maka, marilah kita jaga semua anggota badan dan hati kita, agar kelak mereka semua menjadi saksi yang menguntungkan (teman) bagi kita, bukan menjadi pihak yg mencelakai (musuh) kita.

One thought on “Khutbah Jum’at – 20070615

  1. Aulia says:

    alhamdulillah dapat pencerahan lagi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: