Khutbah Jum’at – 20130111

Dalam kajian tasawuf, syukur merupakan salah 1 kunci sukses hidup di dunia dan akhirat. Malah ada yg menyebutkan kedudukannya jg lbh tinggi dari sabar dan tawakal.

Bagi yg hidupnya sehat maka sudah selayaknya kita bersyukur atas nikmat tersebut. Karena begitu banyak saudara2 kita yg kondisinya tidak seberuntung kita, kurang sehat baik dari sisi jasmani maupun rohani.

Syukur merupakan perwujudan terima kasih kepada ALLOH SWT atas segala nikmat yg diterima. Bahkan di dalam surat Ar Rahman(55),berulangkali ditanyakan,Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”

Menurut salah seorang ulama, kata syukur dapat ditemukan sebanyak 75 kali dlm Al Quran. Kata syukur selalu disandingkan dg kufur, yg merupakan lawan katanya.contoh di surat Ibrahim(14):7,“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.”

Dengan demikian, maka hakikat syukur: memanfaatkan nikmat sesuai dengan tujuan yg memberi. Kufur: mengingkari dan menyembunyikan nikmat yg diterima (baik sengaja maupun tidak sengaja).

Contoh nikmat yg bisa digunakan sesuai dengan tujuan yg memberi: umur panjang dan kesehatan. Nikmat ini hrs dimanfaatkan dg sebaik+baiknya, misalnya banyak berbuat kebajikan dan menghindari maksiat. Cara lain misalnya mencari ilmu (yg baik) sebanyak2nya dan diterapkan di masyarakat sehingga berguna.

Sebaik-baik manusia: panjang umur dan punya banyak amal kebaikan.

Setidaknya ada 3 cara bersyukur:
1. syukur dg hati terhadap pemberian yg diterima dari ALLOH SWT dg hal2 kevajikan

2. syukur dg ucapan, dengan mengatakan hamdalah untuk setiap nikmat dan rejeki yg diterima. catatan penting: yang mesti dilihat adalah yg memberi nikmat, bukan tipe/jenis/ukuran nikmat/pemberiannya. walau sedikit, yang penting berkah. sudah banyak contoh orang yg hartanya banyak tapi hidupnya tidak bahagia.

3. syukur dg anggota badan, dengan cara tiap anggota tubuh mesti melakukan kebajikan dan hindari maksiat.

Rasululloh SAW selalu minta agar diberi kemampuan untuk bersykur utk tiap nikmat yg diterima beliau, sebagaimana doa berikut ini.

Doa Rasululloh SAW agar menjadi orang yg selalu bersyukur

Doa Rasululloh SAW agar menjadi orang yg selalu bersyukur

About these ads

2 thoughts on “Khutbah Jum’at – 20130111

  1. izzy dhenny says:

    khutbah jumat yg ada doanya

  2. idebenone says:

    Ini aje ke tanda kesyukuran yg ada pada diri saya ? Nampaknya kena perbanyakkan lagi tanda syukur saya ke hadrat ILLAHI ….banyak lagi sebenarnya yg perlu kita syukur cuma kita yg menjadi hambaNya selalu terlepas pandang dgn nikmat2 yg Allah Taala berikan kpd kita.Semoga kita tidak menjadi manusia yg alpa! aaminn.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 903 other followers

%d bloggers like this: