Khutbah Jum’at – 20090227

Setiap orang tua mengharapkan anak-anaknya menjadi anak yg saleh. Untuk itu, mesti diperhatikan 2 kunci berikut, pertama, bermula dari diri sendiri sebagai orang tua. Sebagai orang tua, kita harus menunjukkan contoh yg baik sehingga bisa menjadi suri tauladan bagi anak-anak kita.

Kedua, pendidikan dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan ibunya. Nabi Muhammad SAW senantiasa mengajarkan agar kita selalu meminta perlindungan kepada ALLOH SWT apabila menggauli istri (berhubungan suami istri), jika tidak, maka setan akan mendahului untuk mencampakkan benihnya dalam rahim isteri kita. Tidak heran jika anak-anak yg dilahirkan adalah anak-anak yg kasar tabiatnya.

Saat istri mengandung, pendidikan sudah bisa dilakukan. “Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.” (As Sajdah(32):9)

Dari ayat di atas, terlihat bahwa ALLOH SWT menganugerahkan pendengaran pertama kali pada calon manusia tersebut. Disusul dengan penglihatan dan akal pikiran. Maka perdengarkanlah suara-suara yg membuat mereka tenang, terutama ayat-ayat Al Qur’an. Jangan perdengarkan kepada mereka kata2 kotor dan kata2 sesat yg akan membuat mereka menjadi pribadi2 berkepribadian kasar.

Anak-anak bisa diumpamakan seperti kain putih, dan orang tua adalah pihak yg mewarnainya. Sabda Rasululloh SAW,“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, suci bersih. Maka orang tuanyalah yg menjadikannya Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi” (HR Imam Hakim)

Untuk itu, sebagai orang tua mestilah mendidik anak2 mereka dengan pendidikan yg Islami, jangan campurkan/ajarkan pendidikan Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi.

Beberapa hal yg mesti diajarkan kepada anak adalah bisa membaca dan memahami Al Qur’an dengan baik. Jangan biarkan anak-anak tidak bisa membaca Al Qur’an dan tidak mengetahui tanggung jawabnya sebagai orang Islam (muslim). Apabila seorang anak tidak bisa membaca, apalagi memahami Al Qur’an, maka dipastikan orang tua tersebut telah gagal melaksanakan tugasnya, terutama dalam membentuk anak saleh.

About these ads

24 thoughts on “Khutbah Jum’at – 20090227

  1. amronimalik says:

    mau ngopy yaah…

  2. Mawardi says:

    salam ,terima kasih khutbah jum’atnya boleh di copy ya

  3. taufik says:

    tolong dng kirimin
    kutbah jumat yang lengkap dengan arabnya????

  4. taufik says:

    tlng dng bkin kutbah jum’at nya lengkap dengan arabnya

  5. aan says:

    saya ngopy ya mbak/mas!!

  6. ADIT says:

    trimakasih ya mbak/mas atas pertolonganya smoga websitenya bnyak dikunjungi oleh banyak orang islam yg membutuhkanya…

    skali lagi trimakasih..

  7. vira says:

    nama penceramah nya siapa ?

  8. terima kasih atas khutbah jum’atnya. boleh dipakai di kampung saya?

    silakan,semoga bermanfaat

  9. arip saripudin says:

    jazakallahu khoiron jaza

  10. agus wijianto says:

    mohon dgn hormat,tolong di kirimi teks khutbah tentang cara mendidik anak lengkap dari awal sampai akhir beserta do’a!!!

  11. tolong di kirimi teks khutbah tentang cara mendidik anak lengkap dri awal sampai akhir beserta do’anya.

  12. tiretech says:

    alhamdulillah…ini yang kami butuhkan
    terimakasih sudah menyediakan untuk dicopy.

  13. budi says:

    trimakasih ya……………………
    ini sangat membantu tugas saya!!

  14. dipanraharjo says:

    jazakallah kalau mau berbagi ilmu guna perkembangan agama Islam

  15. FITRI says:

    tolong mbak buatkan naskah khobah jumat tentang pendidikan anak usia didi lengkap denga arabnya.sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih

  16. qurrota ayun says:

    jazakalloh ust/tadz atas tulisannya semoga kebaikan antum menjadi tabungan nanti di akhirat. Oya kalu bisa khutbahnya ditambah tulisan Arabnya ya. syukron

  17. zahsyah says:

    semoga para org tua dpt mendidik anak-anaknya sesuai dg tuntunan agama.amin.

  18. rizkiha51 says:

    KK minta teksny ya, buat tugas agama…………….

  19. [...] Bukankah setiap orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi anak yg saleh dan berbakti pada orang tu… Tentunya orang tuapun mesti memberi contoh, dan hal tersebut bisa dilakukan sebagaimana paragraf pertama di atas. [...]

  20. [...] Bukankah setiap orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi anak yg saleh dan berbakti pada orang tu… Tentunya orang tuapun mesti memberi contoh, dan hal tersebut bisa dilakukan sebagaimana paragraf pertama di atas. [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 903 other followers

%d bloggers like this: